Rabu, 11 September 2013

Kaldu Ayam/Sapi untuk MPASI / MPASU


Ga kerasa my cute baby boy, Darrel udah 7 bulan 19 hari, baca di blog2 ada yang bilang perkenalan protein hewani seperti ayam atau
daging pada usia 8 bulan, ada juga yg bilang 7 bulan 2 minggu , nah mamanya darrel ambil yang 7 bulan 2 minggu..
Berhubung kalau mamanya kerja, darrel dijagain ama oma n opanya, jadilah browsing mengenai pembuatan kaldu plus cara penyimpanannya,
langsung beberapa hari berikutnya, sekitar akhir agustus (lupa lupa ingat :D) tak praktekin, tadinya mau kaldu ayam, tapi berhubung
kata oma nya , ayam banyak yg pake formalin, jadilah buat kaldu sapi dulu, berikut resepnya yang dapet dari browsing:
KALDU SAPI
Bahan :
-1/4 daging/kaki sapi
-2 lt air
-1 buku jahe diiris/digeprek
-2 cm kayu manis
-5 butir cengkeh
-Sejumput pala bubuk
Cara membuat:
-Masukkan daging/kaki sapi dan air ke dalam panci
-Masak dengan api besar sampai mendidih
-Kecilkan api, masukkan bumbu. Masak selama 2 jam
-Matikan api dan biarkan kaldu dingin
-Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
-Gunakan seperlunya saat membuat sop, dll

Nah resep diatas dimodif menjadi pakai iga sapi, tanpa kayu manis, cengkeh n palabubuk (karena bahannya lg gada di dapur :P )
Oh iya untuk ice cube nya beli di giant, dapet yang pake tutup, murah ko cuma 14 rb an klo gasalah he he..
Kalau kaldu ayam belum dicoba, tapi resepnya dah disave, sebagai berikut:
KALDU AYAM
Bahan :
-½ ekor ayam kampung
-2 lt air
-1 buku jahe diiris/digeprek
-2 rumpun daun bawang
-1 rumpun seledri
Cara membuat :
-Masukkan ayam dan air ke dalam panci
-Masak dengan api besar sampai mendidih
-Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
-Masak selama 2 jam
-Matikan api dan biarkan kaldu dingin
-Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
-Gunakan seperlunya saat membuat sop, dll

Biasanya darrel makan bubur beras merah + tahu + kaldu sapi ini , kadang pernah juga bubur kacang hijau dipakein kaldu :D,
alhamdulillah suka, ya namanya bayi, kadang2 klo lagi ga mood makan, suka disembur juga :))

Kaldu itu sendiri katanya bisa tahan 3 bulan kalau di freezer dan tahan 1 minggu di kulkas bawah. Namun tetap saja, kita harus
rajin-rajin periksa kondisi kaldu. Jika terjadi perubahan warna dan aroma, mendingan kaldu dibuang saja, daripada anak jadi diare, gawat.
Selain itu, penambahan kaldu pada masakan lebih baik pada tahap akhir, menjelang makanan matang. Kaldu tidak dianjurkan untuk dimasak
kembali, karena kandungan gizinya bisa berkurang. Sehingga ketika menambahkan pada masakan, hindarkan memasak kaldu secara berlebihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Recent Comments

...

Recent Posts