Baby Instant Food


Dari sekian kalinya membaca dan menggali ilmu tentang bubur / makanan bayi diambil kesimpulan bahwa makanan bayi instant baiknya diberikan sesekali saja misal makan malam nya saja , atau jika bepergian, karena jika setiap hari bayi diberikan instant food maka cenderung menjadi tidak suka sayur / buah jika sudah besar dan picky eater (suka pilih pilih makanan)

Contoh nyata nya :

User from theurbanmama forum : titiestiti
"anak pertamaku cuma makan bubur bayi instant pas 6-12 bln, sampai skrg susah makan sayur. Beda sama anak kedua yang dikasih bubur buatan rumah" .

Pengalaman pribadi :
My sista , waktu bayi menurut mamaku lebih sering diberikan bubur instant, sekarang kalau makan milih milih (picky eater), kurang suka sayur dan buah, lebih memilih indomie , beda dengan kakaknya (Me) yang waktu kecil, bubur instant kadang kadang, lebih sering kacang hijau gilingan sendiri ( digiling oleh papaku, krn jaman dulu belum ada gasol :D ) atau bubur home made lainnya, ga terlalu pilih pilih makanan, suka semua sayur dan buah alhamdulillah , yang tidak suka hanya satu kuning telur rebus , karena sejak bayi sudah terlihat kata my mom, tiap dikasih kuning telur rebus selalu muntah :D

Solusi : Misal sudah telanjur memberikan bubur instant, maka ketika anak berusia 1 tahun, upayakan membuat makanan sendiri, jangan sering makan diluar, karena lebih sehat, dan beri sugesti positif ke anak agar mau makan sayur / buah, misal : nanti kalau banyak makan sayur n buah kulitnya jadi kaya cinderella ( buat anak cewe ) , atau kalau banyak makan sayur n buah jadi kuat kaya popeye / spiderman ( anak cowo ) hihihihihi..

Sekian dulu unek unek dari saia, semoga bermanfaat..

Komentar

Postingan Populer